The Deus Kumpul Kumpul End of Year Ride 2025
ENGLISH VERSION BELOW
cara Deus Kumpul Kumpul End of Year Ride telah menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan para rider di seluruh Bali. Tahun ini, kami benar-benar melampaui ekspektasi—ratusan rider dari berbagai penjuru Bali, bahkan dari luar pulau, datang dan ikut meramaikan.
Kami berkumpul di tengah Denpasar, di sebuah kedai kopi sederhana yang akrab bagi warga lokal. Sepanjang satu blok dipenuhi motor; arus kedatangan yang tak henti membuat lalu lintas tersendat dan seluruh area parkir penuh. Obrolan saling bersahutan, menyelimuti suasana dan membangun energi. Di tengah kerumunan yang kian padat, rasa antusias pun perlahan berubah menjadi kegembiraan yang membara.
Tepat pukul empat, aba-aba diberikan. Kami pun naik ke motor masing-masing dan, mengikuti arahan Dede Junta, mulai bergerak dalam iring-iringan yang panjangnya hampir satu kilometer. Kami menyusuri kota, mengambil rute memutar sebelum kembali ke Temple. Berkendara santai, tetap rapat, tanpa terburu-buru, menikmati kebersamaan dalam rombongan. Kalau boleh dibilang, rasanya seperti Sunday drive versi kami.
Semua hal baik pasti ada akhirnya, dan akhirnya kami kembali ke Deus Temple. Para rider memarkir motor mereka dan langsung disambut oleh tim seniman graffiti yang sedang mengerjakan mural di dinding samping depan kami sepanjang lima belas meter Tak hanya itu, ada juga sekelompok pesepeda single-speed, komunitas lain yang sama antusiasnya yang datang beriringan dengan sepeda mereka sendiri.
Di bagian belakang dekat Bengkel, yang telah dipoles dan rapi, kami menampilkan koleksi besar motor kustom yang dibangun oleh berbagai bengkel dari seluruh Bali. Semua sepeda motor tersebut telah dipoles dengan rapi dan berkilau di bawah sinar matahari sore. Nyenyok dan kawan-kawan juga menggelar demo pinstriping helm, lalu menjual helm yang sudah dipersonalisasi.
Di atas skate ramp kami, sekelompok orang melompat dari atas dan menggesek truk skateboard mereka mengikuti irama yang menggema dari musik hip hop yang mendominasi.. Tak heran banyak orang memilih bertahan dan menikmati suasana lebih lama. Terlebih saat matahari terbenam, deretan band siap mengisi malam dengan irama yang menggemparkan dan banyak hadiah menarik untuk dibagikan.
Satu gambar bisa mewakili seribu kata, dan gambar bergerak jauh lebih dari itu. Jadi, daripada menjelaskannya panjang lebar, langsung saja tonton video singkat yang kami buat.
The Deus Kumpul Kumpul End of Year Ride has become something of a fixture on the calendar for riders across Bali. And we outdid ourselves with this last one when hundreds of riders from every corner of Bali, and beyond, turned up.
We met in the middle of Denpasar, an unassuming coffee spot frequented by locals, the constant inflow of bikes plugging up traffic and filling every parking spot for a whole block. Conversations bounced off walls and created an overriding din that washed over us, building atmosphere and with this critical mass came the buzz of excitement.
Right on four, the call went out, so we obediently straddled our bikes and, following Dede Junta’s lead, headed out in what became an almost kilometer long procession. We wound through town, taking the long way back to the Temple. Taking our time and keeping it tight. We were not in a hurry, just enjoying the pack, you could almost call it, a Sunday Drive.
All good things must end and eventually, we made it back to the Deus Temple. Riders parked up and were immediately confronted by a team of graffiti artists who’d been busy rebranding our fifteen metre long side front wall. There was also a squadron of single-speed bicycles, from another group of stoked devotees of their own enthusiasm who had ridden in on them.
Heading inside, people were presented with an abundance of activities and distractions we had in store for them. Out back by the Bengkel, all polished and prim, we had a hefty bevy of custom bikes built by as many garages from all across Bali. They were all polished up and sparkled in the late afternoon sun. Nynyok and his mates were putting on a demonstration of pinstriping helmets and then offering the individualised lids for sale. Out on our skate ramp, we had a crew popping off the top and grinding trucks to the heaving beats of the overriding marination of hip hop music. Not surprising that a host of people decided this was a good place to stay and settled in for the long haul. After all, we also had a string of bands lined up for when the sun dropped to fill the night with banging beats and a lot of goodies to give away.A picture tells a thousand words, moving pictures, ten times that, so rather than explain it all with words, check out the little video we made.